Vitamin Kucing yang Dibutuhkan Perhari

vitamin kucing

Kucing membutuhkan asupan vitamin kucing yang cukup untuk memenuhi aktifitas mereka sehari-hari. Asupan vitamin yang diperlukan kucing berbeda dengan asupan vitamin yang dibutuhkan manusia. Kucing memerlukan beberapa vitamin agar mereka menjadi sehat dan lincah.

Asupan Kandungan Vitamin Kucing yang Dibutuhkan Perhari

Kucing tidak boleh kekurangan kandungan ini setiap harinya. Berikut merupakan asupan kandungan vitamin pada makanan yang angat diperlukan oleh kucing menurut Association of American Feed Control Officials (AAFCO):

  • Vitamin A. Membutuhkan 5000 SI / 1 kg berat badan kucing.
  • Vitamin E. Membutuhkan 30 SI / 1 kg berat badan mereka.
  • Vitamin K. Membutuhkan 0,1 mg / 1 kg berat badan kucing.
  • Vitamin B1 atau Tiamin. Membutuhkan 5 mg / 1 kg berat badan kucing.
  • Riboflavin. Membutuhkan 4,0 mg / 1 kg berat kucing.
  • Asam Patotenat. Membutuhkan sebesar 5 mg / 1 kg berat kucing.
  • Niasin. Membutuhkan sebesar 60 mg / 1 kg berat kucing.
  • Vitamin B6 atau Piridoksina. Membutukan sebesar 4 mg / 1 kg berat kucing.
  • Asam Folat. Membutuhkan 0,07 mg / 1 kg berat kucing.
  • Vitamin B12. Membutuhkan 0,02 mg / 1 kg berat kucing.

Bahaya Kekurangan Asupan Kandungan Vitamin Untuk Kucing

Perlu teman-teman ketahui bahwa terdapat bahaya yang sangat besar bagi si kecil jika kekurangan asupan vitamin. Bahaya tersebut berupa penyakit yang buruk bagi kucing dan bisa berakibat fatal apabila lama-lama dibiarkan. Berikut bahaya yang ditimbulkan bila kekurangan vitamin yang sangat diperlukan pada kucing:

  • Vitamin A. Menyebabkan konjungtivitis, katarak, degenerasi retina dan masalah mata lainnya, penurunan berat badan, kelemahan otot serta gangguan reproduksi dan perkembangan.
  • Vitamin D. Rakhitis, kelainan pada perkembangan kerangka, kelumpuhan progresif, ataksia, kurangnya perawatan, penurunan berat badan dan asupan makanan.
  • Vitamin E. Anoreksia, depresi, sensitivitas nyeri pada perut dan patologi jaringan lemak.
  • Vitamin K. Menyebabkan pembekuan darah menjadi lama dan pendarahan.
  • Vitamin B1 atau Tiamin. Menyebabkan gangguan neurologis termasuk mengubah refleks dan menyebabkan kejang, gangguan pada denyut jantung, perubahan patologis pada sistem saraf pusat dan kekurangan berat badan.
  • Riboflavin. Menyebabkan katarak, hati menjadi berlemak dan atrofi testis.
  • Asam Patotenat. Menyebabkan pertumbuhan terhambat, perubahan lemak dalam hati dan luka pada usus kecil.
  • Niasin. Menyebabkan anoreksia, penurunan berat badan, peningkatan suhu tubuh, warna lidah menjadi merah dan menyala, bersamaan dengan ulserasi dan sesak napas.
  • Vitamin B6 atau Piridoksina. Menyebabkan pertumbuhan terhambat, kejang dan luka pada ginjal.
  • Asam Folat. Menurunnya tingkat pertumbuhan dan peningkatan kadar zat besi dalam darah.
  • Vitamin B12. Penurunan berat badan, muntah, diare dan angguan usus (pencernaan).

Kandungan Vitamin Untuk Kucing Pada Makanan Kemasan

Setiap makanan kemasan pasti memiliki informasi nutrisi dikemasannya. Ada sebagian makanan kemasan yang tidak mengandung vitamin diatas. Teman-teman jangan khawatir kalau tidak ada kandungan tersebut, teman-teman bisa membeli vitamin tambahan untuk si kecil sebagai pelengkap makanan kemasan. Tapi ingat ya, jangan berlebihan memberikan vitamin tambahan tersebut. Lebih jelasnya teman-teman bisa membaca artikel tentang kelebihan kandungan makanan kucing berserta efeknya.

Kesimpulan

Pada artikel ini Infokucingku.com mengajak teman-teman harus lebih selektif dalam memberi makanan ke kucing. Jika teman-teman membeli makanan kucing kemasan, harus melihat komposisi yang tertera dibelakang kemasan. Komposisi tersebut haruslah mencakupi kebutuhan vitamin untuk kucing agar si kecil tidak kekurangan vitamin. Kalau diperlukan, teman-teman bisa menambah vitamin tambahan untuk mencukupi kandungan vitamin pada makanan kemasan tersebut.

Kirim komentar